Showing posts with label perawatan kucing. Show all posts
Showing posts with label perawatan kucing. Show all posts

Sunday, 15 June 2014

Jenis jenis penyakit pada kucing serta penanganannya



Makanan yang sehat, kebersihan kandang adalah syarat penting agar kucing kita terjaga kesehatannya. Memberikan makanan yang dikonsumsi si kucing dengan cukup dan berkulitas dapat memenuhi kebutuhan gizinya. Selain itu,kandang kucing harus dibersihkan  secara rutin agar si kucing terhindar dari penyakit. Namun bila kucing kesayangan kita terlanjur sakit, maka Anda perlu segera melakukan tindakan pengobatan ringan terhadap si kucing. Dan berikut ini adalah beberapa jenis penyakit kucing yang sering terjadi dan bagaimana cara mengatasi atau pengobatannya.
penanganan penyakit pada kucing

Penyakit Pada kulit Kucing 
Kutu merupakan penyebab penyakit kulit pada kucing kita selain jamur atau parasit. Memang terlihat sederhana, namun akan membuat kucing jadi tak enak dipandang dan nyaman untuk dipegang. Kucing pun tentu akan menderita sebab tak mendapat sentuhan kasih sayang dari kita sebagai pemiliknya. Untuk pencegahannya, dianjurkan  secara rutin mandikan kucing dan jaga kebersihannya. Selain itu, pastikan pula kandangnya bersih setiap saat. Anda dapat mengoleskan tipis tipis lotion anti jamur atau bila jumlah kutunya banyak, maka mandikanlah kucing dengan menggunakan shampo anti kutu atau dapat pula memberi bedak anti kutu secara merata keseluruh tubuh si kucing. Untuk anakan kucing yang usianya masih dibawah 3 bulan, sebaiknya konsultasikanlah penanganannya dahulu dengan dokter hewan.
Infeksi pada Telinga Kucing
Salah satu ciri-ciri penyakit ini adalah keluarnya bau tak sedap dari dalam telinga kucing atau daun telinganya tampak lecet dan bengkak. Penyebab kejadian ini biasanya karena banyak kuman yang bersarang di dalam telinga kucing. Langkah pencegahan yaitu  dengan sering-sering membersihkan telinga kucing dengan cotton buds yang ujungnya lebih dulu dibasahi. Jika sudah terjangkit infeksi, maka gunakan obat tetes telinga. Anda bisa mendapatkan obat ini di semua toko kelengkapan binatang peliharaan di kota anda.
Influenza pada Kucing
Sama halnya dengan manusia, kucing kesayangan kita juga rentan terhadap influenza. Karena faktor cuaca, hal ini lebih disebabkab oleh daya tahan tubuh si kucing yang sedang dalam kondisi lemah. Gejala flu kucing hampir sama dengan flu pada manusia yakni pilek serta bersin-bersin. Memang tak akan menyebabkan kematian pada kucing dewasa, namun dapat fatal bila hal ini terjadi pada kucing yang masih kecil.Untuk pencegahannya, anda dapat segera mengeringkan bulu kucing bila basah lantaran kehujanan ataupun dikarenakan bermain air.Berilah sedikit agak  angat ruangan tempat tinggal si kucing. Tetapi bila yang terjangkit anak kucing anda ,maka  periksakanlah ke dokter hewan terdekat dengan segera.

Sakit Tulang 

Penyebah penyakit ini adalah karena kucing kita mengalami jatuh dari tempat ketinggian. Biasanya kucing sebagai binatang karnivora suka sekali melakukan loncatan dari satu tempat tinggi ke tempat lain yang lebih rendah. Apabila kucing turun dengan loncatan yang tidak sempurna, maka bisa jadi kucing kita mengalami memar tulang atau keseleo. Biasanya kucing akan memiliki tanda-tanda gemetaran saat akan berdiri dari tidurnya. Kucing biasanya akan enggan dipegang punggungnya. Tak terdapat luka di kaki, namun jalannya pincang. Dan bisanya juga sering kehilangan keseimbangan ketika berjalan maupun berdiri. Untuk mengobatnya, anda dapat mengoleskan balsem untuk keseleo yang biasanya dipakai manusia, dan usahakan agar kucing kita bisa istirahat agak lama untuk pemulihan.


Psychogenic Abnormal Feeding Behaviour

Ini merupakan penyakit psikologis pada kucing. Ciri-ciri dari kucing yang terserang penyakit ini adalah kucing akan mempunyai obsesi yang berlebih terhadap makanan dan biasanya akan jadi lebih agresif bila ada makanan atau ia akan mengeong keras-keras bila telah tiba waktunya makan. Penyebab utama adalah tidak tepatnya waktu pemberian makan pada kucing kita sehingga kucing selalu dalam kondisi kelaparan. Untuk megatasinya disarankan agar kita sebagai pemilik kucing kesayangan selalu membrikan makanan dalam jumlah yang cukup, agar kucing tidak menalami kondisi kelaparan.

Distemper pada Kucing

Penyakit ini dalam bahasa latin disebut pula dengan Feline Panleukopenia yaitu penyakit yang yang dapat terjadi karena virus yang merusak usus. Penyakit ini sebenarnya bisa menyerang semua binatang dan tergolong jenis penyakit yang mematikan. Berdasarkan penelitian, 20-90 persen kucing yang mengalami penyakit distemper akan mati. Maka dari itu,untuk pengobatannya, sebaiknya anda membawa si kucing ke dokter hewan agar dapat ditangani dengan cepat.

Feline Infectious Enteritis (FIE)

Hampir sama dengan manusia, kucing juga bisa mengalami terjangkit penyakit disebabkan oleh jumlah sel darah putih di dalam tubuh kucing yang menurun dengan jumlah cukup banyak. Bagi binatang kucing ini tergolong penyakit yang dapat  menular serta bisa menyebabkan kematian pada kucing. Penyakit ini juga banyak menyerang pada anak kucing. Tanda tanda kucing yang terkena FIE diantaranya adalah demam tinggi, diare, nafsu makan turun dan muntah-muntah. Cara terbaik untuk mengobati penyakit ini adalah dengan segera membawanya ke dokter hewan agar dapat dilakukan penanganan yang intensif.

Demikian beberapa penjelasan mengenai penyakit pada kucing dan pengobatannya dan hal ini sebagai wawasan yang perlu kita miliki sebagai pemilik kucing kesayangan.Untuk memiliki pemahaman yang lebih baik, anda bisa mengkonsultasikan dengan dokter hewan anda. Semakin kita tahu jenis penyakit serta penangannya, maka kita akan semakin faham dalam mengatasi penyakit pada kucing kita.

Saturday, 5 April 2014

Bagaimanakah psikologi kucing peliharaan kita ?

Seperti halnya manusia, binatang juga memilki perasaan yang kuat. Kucing yang kita pelihara juga memiliki perasaan yang bisa menentukan prilaku kesehariannya. Kucing juga mengalami tahapan perkembangan kejiwaan mulai dari kecil, kucing akan mencoba segala sesuatu yang baru. Kucing kecil memiliki rasa ingin tahu yang kuat, juga dia memiliki jiwa yang selalu ingin bermain. Kucing kecil masih sangat tergantung oleh induknya, dan secara pasti sang induk akan menuntunnya dan mengajarkan semua perilaku dasar kucing.

psikologi kucing peliharaan

Bagaimana perkembangan kucing setelah dewasa ?

Demikian juga kucing bila sudah beranjak dewasa, dia akan mulai mencari jati dirinya. Sang kucing mulai tumbuh dan belajar untuk mencari mangsa. Secara kodratnya kucing merupakan binatang karnivora yang secara alamiah dia merupakan binatang pemakan daging yang secara prinsip dia memang mengkonsumsi daging. Kita sebagai pemilik kucing harus memahami hal tersebut. Walaupun dalam bentuk yang berbeda, makanan utama kucing adalah makanan yang berbahan dasar daging. Selanjutnya mengenai kejiwaan kucing. Kucing akan menjadi liar apabila dia jarang bertemu dengan manusia. Kucing peliharaan akan terbiasa dengan kehidupan manusia, apabila sering berinteraksi dengan pemiliknya. Sang kucing akan nyaman dan merasa menjadi bagian dari sang pemilik. Kucing peliharaan kita mesti kita belai dan pegang secara rutin, agar dia tidak merasa jauh dari kita sebagai pemiliknya. Kita sebagai pemilik juga harus memperhatikan mengenai jenis makanan dan porsi makanan yang disajikan untuk si kucing. Jangan sampai kucing kita merasa lapar dan hal ini juga memberikan dampak psikologi yang buruk untuk kucing kita. Sebagai pemilik, kita juga harus bersikap lembut terhadap kucing peliharaan kita. Kucing akan menjadi tidak nyaman apabila kita bersikap kasar dan menyakitinya.

Sikap yang baik, sayang, dan perhatian akan menjadikan kucing peliharaan kita nyaman dan senang terhadap diri kita. Dan hal ini kucing kita  juga akan  bersikap sama terhadap siapapun yang mendekat dan memegangnya. Jadi kucing walaupun dasarnya adalah binatang karnivora, dia juga bisa bersikap lembut kepada manusia, bila dia secara psikologi telah nyaman dan merasa aman di sekitar kita.


Saturday, 15 February 2014

Cara Memberi Makan Pada Kucing Persia



Bila anda memiliki kucing Persia sebagai binatang peliharaan,maka  anda harus mengetahui betul bagaimana cara merawat termasuk  cara memberi makannya, kucing cantik berbulu lebat  ini memiliki perut yang lumayan peka sehingga kalau  salah dalam memberikan makanan ia tidak segan-segan untuk memuntahkannya, untuk itu  maka cara memberi makan kucing persia harus benar-benar anda pahami.
makanan kucing persia

Sebagai binatang karnivora,kucing persia disarankan agar diberikan makanan mentah atau makanan sebagian mentah. Untuk makanan mentah bagi kucing persia anda bisa menyediakan makanan seperti daging mentah, seperti daging ayam, daging lembu giling dsb. Kenapa kucing persia akan lebih sehat bila makan makanan mentah, karena kucing persia biasanya hidup dialam terbuka  dan mereka sering mengkonsumsi makanan mentah di alam.
Beberapa Manfaat makanan mentah kucing Persia
Daging mentah yang segar merupakan makanan yang terbaik bagi kucing Persia. Dengan memberikan makanan daging mentah bagi kucing persia maka akan ada beberapa manfaat yang akan didapat. Kucing akan mampu menjaga berat badan idealnya, kesehatan gigi kucing persia akan terjaga karena dalam makan semua fungsi gigi dapat optimal, seperti fungsi mengoyak dan mengunyah, serta dapat mengurangi bau badannya.

Jenis makanan kucing Persia
Jadi, daging  apa saja yang disukai oleh kucing persia, pada umumnya makanan kucing ini anda bisa menyediakan daging sapi segar atau daging ayam segar. Daging mentah bila berada di tempat terbuka dalam waktu yang lama, biasa akan dihinggapi bakteri dan kuman, hal ini akan  memberikan masalah bagi kesehatan kucing persia, jadi berikanlah daging segar secukupnya untuk sekali konsumsi, agar selain terhindar dari bakteri yg menghinggapi daging tersebut, anda juga bisa berhemat karena tidak ada sisa makanan yang terbuang sia-sia.

Tehnik Bagaimana Mengenalkan makanan metah.
Dalam memberikan makanan daging mentah, anda harus menyajikannya secara bertahap, karena biasanya kucing persia yang baru kita beli sudah terbiasa dengan makanan kaleng. Untuk memberi makanan daging mentah pertama-pertama anda sebaiknya memberikan daging yang telah direbus dan campurkan dengan daging mentah, selanjutnya perbanyak jumlah daging mentah ketimbang daging rebus. Begitu terus menerus dengan perbandingan komposisi yang selalu berkurang untuk porsi daging rebusnya. Selanjutnya ketika kucing anda sudah terbiasa anda bisa memberikannya daging mentah murni tanpa dicampurkan dengan daging masak atau rebus  dengan jumlah yang secukupnya.

Wednesday, 15 January 2014

Bagaimana Cara Untuk Merawat Kucing Persia Yang Baik



Merawat kucing bagi sebagian orang kadangkala masih merupakan hal yang kurang dipahami. Apalagi kucing persia yang memiliki bulu yang indah memang ideal dijadikan hewan peliharaan di rumah. Namun, jenis kucing peliharaan ini memerlukan perawatan khusus agar bulunya tetap terawat dengan  sehat dan indah. Bagi yang sebagian orang perawatan, tentunya akan memerlukan biaya yang besar, namun anda jangan khawatir, perawatan khusus tidak berarti sulit atau memerlukan biaya besar. 
Kucing persia putih

Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa dijadikan sebagai acuan dasar dalam merawat kucing Persia.

1.  Kucing Persia memiliki bulu yang panjang, jadi untuk perawatannya kucing Persia harus disikat (disisir) setiap hari bulunya dengan lembut agar tetap terjaga bentuk indahnya.Ini merupakan perawatan dasar yang mestinya dilakukan mengingat kucing Persia memiliki kemampuan terbatas untuk merawat bulu mereka sendiri. Idealnya, bulu kucing Persia harus disisir dengan sisir yang terbuat dari  logam dua kali sehari untuk mencegah kusut dan memastikan bulunya  tetap bersih rapi dan berkilau.



2.   Sebagai perawatan tambahan, seka bulu-bulu kucing persia dengan tisu bayi setiap hari.Tisu bayi adalah alat seka yang ideal digunakan karena selain akan membuat bulu kucing berbau harum, juga tidak akan menyebabkan alergi karena formula tisu bayi yang lembut.

3.  Jika kondisi bulu kucing Persia sudah terlanjur kusut dan susah untuk disisir, hal terbaik yang dapat dilakukan adalah dengan meminta bantuan profesional. Bulu kusut bisa menyakitkan dan membuat kulit mereka tertarik atau bahkan terluka. Apabila anda bisa bersabar dalam menyisir, usahakan agar bulu tidak tertarik dengan keras saat anda menyisir.

4.  Sebagian besar kucing persia memiliki permasalahan dengan saluran air mata mereka. Kucing dengan masalah ini cenderung akan banyak mengeluarkan air mata. Jika hal ini yang terjadi, pastikan untuk menggunakan tisu mata yang sesuai untuk membersihkan mata dan daerah hidung kucing persia anda. Area hidung yang jarang dibersihkan bisa saja menjadi kotor dan tersumbat sehingga kucing menjadi kesulitan bernapas.

5.  Beri makan kucing persia dengan makanan yang dikhususkan atau cocok untuk jenis kucing ini.Makanan harus mengandung  nutrisi yang diperlukan agar kucing  selalu berada dalam kondisi prima, penuh energi, serta bulu yang tumbuh indah dan mengkilap.

6.    Pastikan anda memiliki cukup waktu luang setiap hari untuk bermain dengan kucing persia anda. Berikan berbagai mainan yang disukainya. Kucing jenis ini umumnya dipelihara di dalam rumah. Mengajaknya bermain bersama akan membuatnya tetap aktif dan tidak jemu sehingga kucing anda tidak stress.

7.   Kucing Persia adalah jenis kucing pemilih dan cenderung suka di tempat yang bersih, maka tempat pembuangan kotoran mereka harus dibersihkan setiap hari,mereka menyukai tinggal di tempat yang bersih dan nyaman.

8. Apabila memungkinkan berilah jendela kecil atau ruang kosong di sekitar jendela rumah agar kucing Persia dapat berjemur. Karena dengan berjemur bisa membantu menjaga kesehatan mereka.

kucing persia imut


Demikian beberapa hal yang perlu kita lakukan dalam merawat kucing Persia. Memiliki binatang peliharaan kucing Persia memang memerlukan perhatian yang khusus agar terpelihara dengan baik.