Showing posts with label kucing. Show all posts
Showing posts with label kucing. Show all posts

Wednesday, 8 July 2015

Penyebab dan cara menangani bulu kucing yang rontok

Kerontokan bulu kucing banyak sekali penyebabnya, faktor yang utama biasanya karena usia si kucing yang sudah lanjut, makanan yang tidak seimbang dan juga karena faktor penanganan bulu yang tidak sempurna atau kucing yang tidak pernah atau jarang disisir. keindahan bulu merupakan daya tarik tersendiri dari binatang kucing, apabila bulu kucing peliharaan kita rontok bisa berakibat kucing kita tidak atau berkurang keindahannya. Suhu badan salah satu penyebab bulu kucing kesayangan kita menjadi rontok, secara logika apabila suhu badan mengalami peningkatan, maka sudah dapat dipastikan akan terjadi ketidak seimbangan metabolisme tubuh dan salah satunya adalah kerontokan bulu. Suhu badan yang tinggi, biasanya disebabkan dari pola makan yang tidak sehat atau memang kodisi badan kucing kesayangan kita yang tidak sehat. Bila kondisi badan yang tidak sehat maka perlu untuk dibawa ke dokter hewan untuk penanganan lebih lanjut.

biaya perawatan kucing, bulu indah dan sehat kucing, bulu kucing yang sehat, cara merawat bulu kucing, kucing, makanan sehat kucing, merawat kulit kucing, penyebab bulu kucing rontok, tips agar bulu kucing tidak rontok


Makanan yang banyak mengandung minyak, atau juga garam merupakan salah satu penyebab kerontokan pada bulu kucing kesayangan kita selain faktor kesehatan. bagi kita yang belum memahami hal ini akan menjadikan panik, atau juga bingung untuk penanganannya. Bila faktor utama berasal dari makanan, sebaiknya perlu dihindari jenis - jenis makanan yang mengadung jenis bahan seperti tersebut diatas. Bila penyebabnya adalah karena penyakit, maka perlu kita cari obat atau bilamana perlu kita bawa kucing kesayangan kita ke dokter hewan terdekat. Penyakti kutu biasanya juga menjadi faktor utama penyebab bulu kucing kesayangan kita menjadi rontok. Untuk penaganan darurat, bisa kita belikan talk anti kutu yang bisa kita taburkan disekujur tubuh kucing kesayangan kita. Bila sudah dilakukan penanganan yang benar, maka kucing kesayangan kita perlu untuk dimandikan dengan teratur, dan juga perlu untuk disisir secara teratur pula. Pada awalnya memang bulu akan rontok dan secara bertahap akan berkurang apabila perawatan dan pola makan kucing kesayangan kita sudah benar.

Sebagai makhluk hidup yang memiliki bulu, dan sama halnya dengan mahluk hidup lainnya kerontokan bulu dengan jumlah yang tidak banyak atau jumlah yang wajar merupakan bagian dari metabolisme tubuh yang normal. proses regenerasi bulu, tubuh akan selalu terjadi sepanjang waktu dan hal ini merupakan hal yang wajar asal tidak dalam jumlah yang berlebihan. Penganan dan perhatian yang lebih akan menjadikan kucing kesayangan kita tumbuh sehat dan jauh dari permasalahan penyakit terutama rontok bulu.

Saturday, 7 February 2015

Cara merawat keindahan bulu kucing

Bulu kucing merupakan bagian yang menentukan secara fisual keindahan dan kesehatan kucing pada umumnya. Bulu yang terlihat bersih, lebat dan cerah menunjukkan bahwa kucing peliharaan kita sehat dan lucu. Selain dari gemuk dan cerianya kucing peliharaan kita, bulu yang indah akan menjadi daya tarik tersendiri bagi si kucing untuk lebih kita sayangi.
bulu indah kucing, bulu sehat kucing, cara merawat bulu kucing, tips merawat bulu kucing, bulu indah kucing persia

Kucing peliharaan kita akan memiliki bulu yang indah apabila kondisi fisik terawat dengan baik. Asupan gizi yang cukup, kebersihan lingkungan tempat tinggal, serta kebersihan tubuh si kucing menentukan kondisi kecantikan kucing peliharaan kita. Berikut ini beberapa tips dan cara untuk merawat keindahan bulu kucing peliharaan kita :
  1. Sebelum kita masuk dalam perawatan fisik kucing peliharaan kita, pastikan dulu lingkungan tempat kucing kesayangan kita bersih dari kotoran, bersih dari sampah dan selalu seteril dari kuman yang dikhawatirkan dapat menjadikan kucing kesayangan kita sakit.
  2. Pastikan kucing kesayangan kita mendapatkan asupan makanan yang sehat dan menyehatkan bagi tubuh si kucing. Makanan harus cukup nutrisi seperti protein, karbohidrat, serta cukup serat agar metabolisme tubuh menjadi lancar.
  3. Perlu diingat, manakala kucing kesayangan kita mendapat makanan yang tidak proporsional, akan mengganggu proses pencernaan sehingga nutrisi yang mensuplai ke kulit akan kurang dan hal ini akan berakibat pada kerontokan bulu.
  4. Selalu pegang kucing kesayangan kita sembari sedikit di elus dan dilakukan ke seluruh tubuhnya agar kulit kucing kesayangan kita seakan-akan mendapatkan pijatan halus. Hal ini bertujuan untuk melancarkan peredaran darah di sekujur tubuh, dan akan berdampak pada bulu-bulu kucing yang akan semakin indah.
  5. Perhatikan selalu bagian kulit yang terluka. Apabila kucing kesayangan kita mengalami lecet, atau luka, perlu kita prioritaskan untuk proses pengobatannya agar bulu- bulu indah cepat tumbuh dan kucing kesayangan kita tidak mengalami kesakitan yang berkepanjangan.
  6. Sisirlah bulu-bulu kucing kesayangan kita dengan lembut dan proses penyisiran harus mendalam sampai menyentuh kulit dasar. Hal ini selain untuk merapikan bulu-bulu, juga bertujuan untuk memberikan pijatan halus pada tubuh kucing dan membuang kotoran yang melekat pada bulu-bulu.
  7. Segera obati kucing kesayangan kita, apabila kita ketemukan kutu dalam bulu-bulu walaupun masih dalam jumlah kecil. Ingat kucing kesayangan kita akan selalu menggaruk tubuh, atau bulunya apabila dia merasa gatal. Dan hal ini akan mengakibatkan bulu-bulu indahnya rontok, dan tidak menutup kemungkinan akan menjadikan lecet pada kulit si kucing.
  8. Mandikan kucing kesayangan kita secara teratur, dan bilamana perlu beri cairan antiseptik pembunuh kutu, agar kucing kesayangan kita terhindar dari kutu yang menggangu.
  9. Ingat kerontokan bulu kucing merupakan hal yang alamiah seperti halnya kerontokan pada rambut manusia. maka dari itu jangan khawatir apabila terjadi kerontokan bulu tetapi dalam jumlah yang wajar, karena hal ini merupakan proses alamiah dalam rangka mengganti bulu-bulu yang sudah waktunya mati atau sudah memasuki masa regenerasi.
Demikian beberapa tips dan metode untuk menjaga kesehatan bulu-bulu kucing kesayangan kita. Secara prinsip keindahan bulu kucing kesayangan kita akan terjaga manakala kita sebagai pemiliknya pedulu terhadap kesehatan yang meliputi asupan makanan yang seimbang, kesehatan kulit serta upaya menghindarkan kucing kesayangan kita dari kutu. 

Monday, 26 January 2015

Ciri-ciri kucing yang sedang sakit

Kucing baik itu kucing local ataupun jenis persia, apabila sedang tidak enak badan atau sakit akan menunjukkan sikap dan prilaku yang berbeda. Sikap dan prilaku ini seringkali tidak dipahami oleh sang pemilik. Berikut ini beberapa ciri-ciri kucing yang sedang sakit dan perlu diketahui oleh pemiliknya.
ciri-ciri kucing yang sakit, penyakit pada kucing, ciri penyakit kucing
  1. Mata berair, cenderung redup. Kucing apabila sedang mengalami sakit, maka salah satu ciri khasnya adalah dengan berairnya mata dan mengeluarkan kotoran mata secara berlebihan. Ciri ini biasanya akan diikuti dengan ciri - ciri selanjutnya.
  2. Bulu badan kusam dan mudah rontok. Karena kondisi badan yang tidak sehat, maka kucing akan mengalami kerontokan pada bulu-bulunya.  Bulu kucing akan sedikit demi sedikit mengalami kerontokan, karena kondisi dalam tubuh si kucing yang mengalami kesakitan dan menahannya yang berimbas pada kerontokan bulu-bulu.
  3. Lubang telinga kotor. Kucing yang mengalami kesakitan, salah satu cirinya adalah kondisi dalam telinga yang tidak kering atau bersih. Telinga cenderung mengeluarkan cairan, dan kotoran telinga kucing yang sakit tersebut tidak kering.
  4. Badan cenderung kerempeng. Kucing yang sedang mengalami kondisi sakit, dia akan secara drastis akan mengalami penurunan berat badan. Kucing akan berkurang nafsu makannya, dan hal ini menyebabkan tubuhnya menjadi kurus dengan cepat.
  5. PUP yang tidak teratur dan cenderung lembek. Kucing yang sedang mengalami sakit, biasanya bila pup akan mengeluarkan kotoran yang tidak semestinya, dan cenderung lembek atau cair.
  6. Kucing suka menyendiri. Binatang kucing merupakan binatang yang aktif. Bila pemilik mengamati sang kucing sering menyendiri, dan berprilaku yang lesu, maka dapat dipastikan sang kucing sedang tidak enak badan dan perlu untuk dibawa ke dokter hewan.
  7. Sering tidur. Kucing yang sering tidur tidak seperti biasanya, maka dapat dipastikan sedang mengalami sakit. Binatang kucing merupakan binatang yang aktif, manakala diluar kebiasaanya yang sering tidur, dan apabila terbangun mengalami sempoyongan saat berdiri, dapat dipastikan si kucing sedang mengalami sakit. Untuk itu maka sebaiknya segera di bawa kedokter hewan terdekat.
Demikian beberapa ciri kondisi kucing yang sedang mengalami sakit atau tidak enak badan. Dengan mengamati ciri-ciri ini, maka kita dapat mengetahui dari awal kondisi yang kemungkinan terjadi terhadap kucing kesayangan kita. Kita dapat memberikan pertolongan pertama, dan sebaiknya segera dibawa ke dokter hewan terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

Tuesday, 15 July 2014

Cara memandikan dengan benar agar bersih dan nyaman bagi si kucing

Secara alamiah setiap kucing akan melakukan proses pemeliharaan bulunya dengan cara dijilat-jilat pada seluruh tubuhnya. Dengan tekstur kasar yang ada pada permukaan lidahnya, kucing menjilat bulu dengan tujuan agar kotoran dapat lepas dari bulu-bulu dan menjadi bersih. Tetapi kadangkala proses pembersihan ini tidaklah sempurna, bila si kucing bermain di tempat yang berdebu. Bulu tidak bersih sempurna bahkan masih meninggalkan aroma yang kurang nyaman bagi pemiliknya. 

cara menadikan kucing dengan baik dan benar

Cara memandikan kucing dengan benar

Berikut ini kami coba sampaikan beberapa tahapan cara proses memandikan si kucing agar menjadi bersih dan nyaman dipelihara dilingkungan dalam rumah kita.
  1. Persiapkan pada dua tempat, air hangat dengan suhu yang sesuai dengan suhu kucing kita didalam wadah yang cukup untuk merendam seluruh tubuh kucing kita, tambahkan shampoo khusus untuk memandikan kucing sesuai takaran dan aduk hingga tercampur sempurna.
  2. Persiapkan kucing akan kita mandikan, pegang secara lembut dari posisi bawah badan agar kucing menjadi nyaman, dan masukkan kedalam wadah dengan perlahan hingga seluruh tubuh terendam sempurna.
  3. Gosok secara perlahan bulu-bulu pada tubuh kucing kita, mulai dari atas kepala sampai dengan ujung ekor secara memutar, agar kotoran yang melekat dapat terlepas dengan baik.
  4. Setelah dipastikan kotoran terlepas dengan baik, angkat kucing dari dalam wadah tadi dan letakkan pada wadah yang telah terisi air hangat yang satunya untuk proses pembilasan. Rendam dan bilas tubuh kucing secara perlahan hingga sisa sisa shampoo hilang dari badan dan bulu kucing kita.
  5. Selanjutnya,angkat kucing dan taruh diatas handuk yang telah dipersiapkan, balut seluruh tubuh kucing agar air dapat diserap oleh handuk dengan sempurna, dan bila perlu tambahkan handuk lagi agar bulu kucing benar benar kering.
  6. Siapkan hair dryer dan keringkan bulu kucing dengan hair dryer secara bertahap, dan pastikan bulu benar-benar kering sambil kita sisir bulu kucing tersebut dengan sisir logam agar rapi.
  7. Pastikan semua proses memandikan kucing kita lakukan dengan hati-hati dan cepat, untuk menghindari kucing kedinginan bila terlalu lama berendam dalam air saat proses mandi kita lakukan.
 Demikian beberapa tahapan dalam memandikan kucing kita agar terbebas dari kotoran. Proses memandikan bisa kita lakukan secara rutin, atau berkala. Bila kucing kita bersih, maka bisa terhindar dari penyakit, dan yang pastinya penyakit kutu pada kulit tidak akan terjadi.

Sunday, 15 June 2014

Jenis jenis penyakit pada kucing serta penanganannya



Makanan yang sehat, kebersihan kandang adalah syarat penting agar kucing kita terjaga kesehatannya. Memberikan makanan yang dikonsumsi si kucing dengan cukup dan berkulitas dapat memenuhi kebutuhan gizinya. Selain itu,kandang kucing harus dibersihkan  secara rutin agar si kucing terhindar dari penyakit. Namun bila kucing kesayangan kita terlanjur sakit, maka Anda perlu segera melakukan tindakan pengobatan ringan terhadap si kucing. Dan berikut ini adalah beberapa jenis penyakit kucing yang sering terjadi dan bagaimana cara mengatasi atau pengobatannya.
penanganan penyakit pada kucing

Penyakit Pada kulit Kucing 
Kutu merupakan penyebab penyakit kulit pada kucing kita selain jamur atau parasit. Memang terlihat sederhana, namun akan membuat kucing jadi tak enak dipandang dan nyaman untuk dipegang. Kucing pun tentu akan menderita sebab tak mendapat sentuhan kasih sayang dari kita sebagai pemiliknya. Untuk pencegahannya, dianjurkan  secara rutin mandikan kucing dan jaga kebersihannya. Selain itu, pastikan pula kandangnya bersih setiap saat. Anda dapat mengoleskan tipis tipis lotion anti jamur atau bila jumlah kutunya banyak, maka mandikanlah kucing dengan menggunakan shampo anti kutu atau dapat pula memberi bedak anti kutu secara merata keseluruh tubuh si kucing. Untuk anakan kucing yang usianya masih dibawah 3 bulan, sebaiknya konsultasikanlah penanganannya dahulu dengan dokter hewan.
Infeksi pada Telinga Kucing
Salah satu ciri-ciri penyakit ini adalah keluarnya bau tak sedap dari dalam telinga kucing atau daun telinganya tampak lecet dan bengkak. Penyebab kejadian ini biasanya karena banyak kuman yang bersarang di dalam telinga kucing. Langkah pencegahan yaitu  dengan sering-sering membersihkan telinga kucing dengan cotton buds yang ujungnya lebih dulu dibasahi. Jika sudah terjangkit infeksi, maka gunakan obat tetes telinga. Anda bisa mendapatkan obat ini di semua toko kelengkapan binatang peliharaan di kota anda.
Influenza pada Kucing
Sama halnya dengan manusia, kucing kesayangan kita juga rentan terhadap influenza. Karena faktor cuaca, hal ini lebih disebabkab oleh daya tahan tubuh si kucing yang sedang dalam kondisi lemah. Gejala flu kucing hampir sama dengan flu pada manusia yakni pilek serta bersin-bersin. Memang tak akan menyebabkan kematian pada kucing dewasa, namun dapat fatal bila hal ini terjadi pada kucing yang masih kecil.Untuk pencegahannya, anda dapat segera mengeringkan bulu kucing bila basah lantaran kehujanan ataupun dikarenakan bermain air.Berilah sedikit agak  angat ruangan tempat tinggal si kucing. Tetapi bila yang terjangkit anak kucing anda ,maka  periksakanlah ke dokter hewan terdekat dengan segera.

Sakit Tulang 

Penyebah penyakit ini adalah karena kucing kita mengalami jatuh dari tempat ketinggian. Biasanya kucing sebagai binatang karnivora suka sekali melakukan loncatan dari satu tempat tinggi ke tempat lain yang lebih rendah. Apabila kucing turun dengan loncatan yang tidak sempurna, maka bisa jadi kucing kita mengalami memar tulang atau keseleo. Biasanya kucing akan memiliki tanda-tanda gemetaran saat akan berdiri dari tidurnya. Kucing biasanya akan enggan dipegang punggungnya. Tak terdapat luka di kaki, namun jalannya pincang. Dan bisanya juga sering kehilangan keseimbangan ketika berjalan maupun berdiri. Untuk mengobatnya, anda dapat mengoleskan balsem untuk keseleo yang biasanya dipakai manusia, dan usahakan agar kucing kita bisa istirahat agak lama untuk pemulihan.


Psychogenic Abnormal Feeding Behaviour

Ini merupakan penyakit psikologis pada kucing. Ciri-ciri dari kucing yang terserang penyakit ini adalah kucing akan mempunyai obsesi yang berlebih terhadap makanan dan biasanya akan jadi lebih agresif bila ada makanan atau ia akan mengeong keras-keras bila telah tiba waktunya makan. Penyebab utama adalah tidak tepatnya waktu pemberian makan pada kucing kita sehingga kucing selalu dalam kondisi kelaparan. Untuk megatasinya disarankan agar kita sebagai pemilik kucing kesayangan selalu membrikan makanan dalam jumlah yang cukup, agar kucing tidak menalami kondisi kelaparan.

Distemper pada Kucing

Penyakit ini dalam bahasa latin disebut pula dengan Feline Panleukopenia yaitu penyakit yang yang dapat terjadi karena virus yang merusak usus. Penyakit ini sebenarnya bisa menyerang semua binatang dan tergolong jenis penyakit yang mematikan. Berdasarkan penelitian, 20-90 persen kucing yang mengalami penyakit distemper akan mati. Maka dari itu,untuk pengobatannya, sebaiknya anda membawa si kucing ke dokter hewan agar dapat ditangani dengan cepat.

Feline Infectious Enteritis (FIE)

Hampir sama dengan manusia, kucing juga bisa mengalami terjangkit penyakit disebabkan oleh jumlah sel darah putih di dalam tubuh kucing yang menurun dengan jumlah cukup banyak. Bagi binatang kucing ini tergolong penyakit yang dapat  menular serta bisa menyebabkan kematian pada kucing. Penyakit ini juga banyak menyerang pada anak kucing. Tanda tanda kucing yang terkena FIE diantaranya adalah demam tinggi, diare, nafsu makan turun dan muntah-muntah. Cara terbaik untuk mengobati penyakit ini adalah dengan segera membawanya ke dokter hewan agar dapat dilakukan penanganan yang intensif.

Demikian beberapa penjelasan mengenai penyakit pada kucing dan pengobatannya dan hal ini sebagai wawasan yang perlu kita miliki sebagai pemilik kucing kesayangan.Untuk memiliki pemahaman yang lebih baik, anda bisa mengkonsultasikan dengan dokter hewan anda. Semakin kita tahu jenis penyakit serta penangannya, maka kita akan semakin faham dalam mengatasi penyakit pada kucing kita.

Thursday, 15 May 2014

Berapakah Biaya Pemeliharaan dan Perawatan Kucing Persia ?



Biaya Pemeliharaan Kucing Persia
Makanan dengan kualitas baik merupakan kebutuhan utama dalam pemeliharaan kucing Persia.Makanan yang baik adalah daging mentah yang bersih dan sehat, selain makanan kaleng yang diproduksi dari pabrik. Selain makanan yang bermutu baik, supplemen, peralatan-peralatan (bowl, pet carrier, litterbox, mainan, scratching post, sisir), pasir kucing, shampo dan lain-lain juga merupakan kebutuhan yang utama dalam memelihara kucing Persia. 

Produk-produk makanan kaleng , peralatan dan kebutuhan kucing untuk sehari-hari kebanyakan adalah produk impor, jadi dalam pemeliharaan kucing memang memerlukan biaya yang cukup banyak, walaupun secara prinsip juga masih bisa dilakukan penghematan. Jadi, dalam memelihara kucing Persia secara baik dan sehat, kita harus menyadari bahwa pada dasarnya memang memerlukan biaya yang lebih dibandingkan dengan binatang peliharaan lain sejenisnya. Dan bagi  anda orang yang sangat  berhitung detail dari sisi keuangan, dan selalu berpikir untung rugi, kucing bukanlah binatang peliharaan yang tepat untuk anda pelihara, karena akan menjadikan kekecewaan anda untuk masa selanjutnya.

Pada tahun perrtama,biaya untuk pemeliharaan  kucing akan mahal karena diperlukan vaksin, spay/neuter (untuk kucing yang tidak dibreeding) check up dokter hewan, serta pembelian peralatan-peralatan pelengkap. Biaya akan tetap pada saat kucing Persia usia telah dewasa dengan asumsi kucing yang anda pelihara  tidak pernah sakit  serius selama 10 tahun  pertama. Biaya akan meningkat lagi setelah lebih dari  umur 10 tahun,karena penyakit seperti kanker, arthritis, dan penyakit kucing Persia lainnya yang berhubungan dengan bertambahnya usia akan mulai nampak pada masa masa ini.



Tabel disamping merupakan perincian kebutuhan dasar serta kebutuhan bulanan dalam pemeliharaan kucing Persia. Besar kecilnya biaya tergantung dari harga bahan disetiap kota di Indonesia. Dalam daftar juga dibedakan antara biaya dasar kebutuhan awal serta biaya tetap yang harus dikeluarkan setiap bulannya.


Saturday, 5 April 2014

Bagaimanakah psikologi kucing peliharaan kita ?

Seperti halnya manusia, binatang juga memilki perasaan yang kuat. Kucing yang kita pelihara juga memiliki perasaan yang bisa menentukan prilaku kesehariannya. Kucing juga mengalami tahapan perkembangan kejiwaan mulai dari kecil, kucing akan mencoba segala sesuatu yang baru. Kucing kecil memiliki rasa ingin tahu yang kuat, juga dia memiliki jiwa yang selalu ingin bermain. Kucing kecil masih sangat tergantung oleh induknya, dan secara pasti sang induk akan menuntunnya dan mengajarkan semua perilaku dasar kucing.

psikologi kucing peliharaan

Bagaimana perkembangan kucing setelah dewasa ?

Demikian juga kucing bila sudah beranjak dewasa, dia akan mulai mencari jati dirinya. Sang kucing mulai tumbuh dan belajar untuk mencari mangsa. Secara kodratnya kucing merupakan binatang karnivora yang secara alamiah dia merupakan binatang pemakan daging yang secara prinsip dia memang mengkonsumsi daging. Kita sebagai pemilik kucing harus memahami hal tersebut. Walaupun dalam bentuk yang berbeda, makanan utama kucing adalah makanan yang berbahan dasar daging. Selanjutnya mengenai kejiwaan kucing. Kucing akan menjadi liar apabila dia jarang bertemu dengan manusia. Kucing peliharaan akan terbiasa dengan kehidupan manusia, apabila sering berinteraksi dengan pemiliknya. Sang kucing akan nyaman dan merasa menjadi bagian dari sang pemilik. Kucing peliharaan kita mesti kita belai dan pegang secara rutin, agar dia tidak merasa jauh dari kita sebagai pemiliknya. Kita sebagai pemilik juga harus memperhatikan mengenai jenis makanan dan porsi makanan yang disajikan untuk si kucing. Jangan sampai kucing kita merasa lapar dan hal ini juga memberikan dampak psikologi yang buruk untuk kucing kita. Sebagai pemilik, kita juga harus bersikap lembut terhadap kucing peliharaan kita. Kucing akan menjadi tidak nyaman apabila kita bersikap kasar dan menyakitinya.

Sikap yang baik, sayang, dan perhatian akan menjadikan kucing peliharaan kita nyaman dan senang terhadap diri kita. Dan hal ini kucing kita  juga akan  bersikap sama terhadap siapapun yang mendekat dan memegangnya. Jadi kucing walaupun dasarnya adalah binatang karnivora, dia juga bisa bersikap lembut kepada manusia, bila dia secara psikologi telah nyaman dan merasa aman di sekitar kita.


Wednesday, 5 March 2014

Bagaimana Kandang Yang Nyaman Buat Kucing Persia

Kandang kucing dari sisi penemapat dibagi menjadi dua. Kandang yang berada dalam ruangan rumah dan kandang yang berada di luar ruangan rumah. Kandang dalam ruangan rumah biasanya bentuknya persegi dengan bahan yang terbuat dari besi atau baja tahan karat. 


Kandang dalam ruangan biasanya digunakan untuk anakan kucing yang baru disapih dari induknya,dengan ukuran kira-kira paling kecil berukuran 80 cm x 50 cm, kandang berukuran sedang, besar, atau kandang dengan bentuk tingkat dapat dipilih sebagai alternatif “rumah” kucing. Pilihlah kandang yang sesuai dengan ukuran tubuh kucing, apakah kucing yang anda miliki cukup besar sehingga terasa tidak nyaman saat tidur dengan kantong dan tempat makan di kanan-kirinya atau masih tersisa tempat untuknya. Kandang dengan tempat tidur khusus yang diletakkan di atas lantai kandang bertingkat lebih baik dari pada kandang yang lebih pendek. Apapun pilihannya kandang dalam ruangan, sebaiknya anda bersihkan kandang sehari sekali atau minimal dua hingga tiga hari sekali untuk menghindari kuman penyakit bersarang di dalam kandang atau tempat pup-nya dengan cairan yang mengandung disinfektan. Kandang yang berada diluar rumah dibangun di luar dari ruangan, kandang tersebut dapat dibentuk sesuai kehendak, ukuran dan model kandang dapat bervariasi sesuai dengan selera atau sesuai dengan tema rumah pemilik. Dengan kandang ini,kucing akan merasa lebih nyaman karena ruangan yang disediakan cukup luas untuk bermain, makan, minum, pup, dan tidur ditempat-tempat yang berjauhan. Kandang ini dapat dibuat dari kawat baja atau kaca mempertimbangkan sirkulasi udara yang supaya tetap bagus dalam kandang. Kandang luar ruangan dibuat dengan memperhatikan posisi pintu depan serta kondisi suhu ruangan. Pintu depan sebaiknya mengarah ke area luar yg luas, serta kandang secara keseluruhan suhu didalamnya tidak terlalu panas atau terlalu dingin. Perlu juga kandang luar ruangan dibuatkan sebuah kandang kecil di dalamnya agar kucing tidak merasa bosan. Banyauk fasilitas yang dapat dimasukkan di dalam kandang adalah tempat tidur kucing, misalnya bantal kucing, meja atau kursi, tempat makan dan minum, tempat pup dan beberapa mainan kucing bila ada kitten di dalam.


 Pembuatan kandang kucing perlu juga diperhatikan syarat-syaratnya, yaitu ukuran kucing yang akan menempatinya, berat bandan kucing, juga desain yang elok agar kelihatan kesesuaiannya dengan rumah pemilik kucing. Dari segi bahan pembuat kandang yang terbaik adalah alumunium karena selain tahan lama, bahan tersebut lebih ringan serta tahan karat..Pintu kandang pada pembuatannya juga harus memperhatikan ukuran tubuh kucing. Buatlah ukuran pintu kandang secara proporsional. Sehingga kucing bisa keluar masuk dengan mudah dan nyaman.

Saturday, 15 February 2014

Cara Memberi Makan Pada Kucing Persia



Bila anda memiliki kucing Persia sebagai binatang peliharaan,maka  anda harus mengetahui betul bagaimana cara merawat termasuk  cara memberi makannya, kucing cantik berbulu lebat  ini memiliki perut yang lumayan peka sehingga kalau  salah dalam memberikan makanan ia tidak segan-segan untuk memuntahkannya, untuk itu  maka cara memberi makan kucing persia harus benar-benar anda pahami.
makanan kucing persia

Sebagai binatang karnivora,kucing persia disarankan agar diberikan makanan mentah atau makanan sebagian mentah. Untuk makanan mentah bagi kucing persia anda bisa menyediakan makanan seperti daging mentah, seperti daging ayam, daging lembu giling dsb. Kenapa kucing persia akan lebih sehat bila makan makanan mentah, karena kucing persia biasanya hidup dialam terbuka  dan mereka sering mengkonsumsi makanan mentah di alam.
Beberapa Manfaat makanan mentah kucing Persia
Daging mentah yang segar merupakan makanan yang terbaik bagi kucing Persia. Dengan memberikan makanan daging mentah bagi kucing persia maka akan ada beberapa manfaat yang akan didapat. Kucing akan mampu menjaga berat badan idealnya, kesehatan gigi kucing persia akan terjaga karena dalam makan semua fungsi gigi dapat optimal, seperti fungsi mengoyak dan mengunyah, serta dapat mengurangi bau badannya.

Jenis makanan kucing Persia
Jadi, daging  apa saja yang disukai oleh kucing persia, pada umumnya makanan kucing ini anda bisa menyediakan daging sapi segar atau daging ayam segar. Daging mentah bila berada di tempat terbuka dalam waktu yang lama, biasa akan dihinggapi bakteri dan kuman, hal ini akan  memberikan masalah bagi kesehatan kucing persia, jadi berikanlah daging segar secukupnya untuk sekali konsumsi, agar selain terhindar dari bakteri yg menghinggapi daging tersebut, anda juga bisa berhemat karena tidak ada sisa makanan yang terbuang sia-sia.

Tehnik Bagaimana Mengenalkan makanan metah.
Dalam memberikan makanan daging mentah, anda harus menyajikannya secara bertahap, karena biasanya kucing persia yang baru kita beli sudah terbiasa dengan makanan kaleng. Untuk memberi makanan daging mentah pertama-pertama anda sebaiknya memberikan daging yang telah direbus dan campurkan dengan daging mentah, selanjutnya perbanyak jumlah daging mentah ketimbang daging rebus. Begitu terus menerus dengan perbandingan komposisi yang selalu berkurang untuk porsi daging rebusnya. Selanjutnya ketika kucing anda sudah terbiasa anda bisa memberikannya daging mentah murni tanpa dicampurkan dengan daging masak atau rebus  dengan jumlah yang secukupnya.