Showing posts with label kucing persia. Show all posts
Showing posts with label kucing persia. Show all posts

Saturday, 2 May 2015

Cara melatih kucing persia agar patuh pada pemilik

Kucing peliharaan merupakan binatang yang menjadi kesayangan atau hobi kita. Seperti halnya binatang peliharaan lainnya, tentunya kita sebagai pemilik menghendaki kucing kesayangan kita patuh atau nurut pada pemilik. Kepatuhan kucing kesayangan kita dan biasanya kucing jenis persia, sangatlah tergantung dari bagaimana kita merawat dan mendidiknya. Proses perawatan kucing persia kesayangan kita memerlukan waktu yang cukup panjang, tetapi apabila dalam melatihnya kita selalu konsisten dan didasari dengan sikap lembut penuh kasih sayang, lambat laun kucing persia kesayangan kita akan mengerti dengan panggilan ataupun perintah yang kita sampaikan.
melatih kucing persia, cara melatih kucing persia agar patuh, cara melatih kucing agar nurut, kucing yang nurut, kucing persia yang nurut, kucing yang patuh, cara melatih kucing

Agar kucing persia kesayangan kita menjadi binatang peliharaan yang patuh terhadap instruksi atau perintah majikan, maka perlu dilakukan pelatihan yang nantinya akan menjadi kebiasaan yang sering dilihat atau didengar oleh kucing peliharaan kita. Berikut ini beberapa tips yang dapat kita lakukan untuk melatih kucing persia kesayangan kita agar menjadi binatang peliharaan yang patuh atau nurut dengan kita.
  • Jangan pernah atau hindari dalam memelihara kucing persia kesayangan kita dengan perlakuan yang kasar. Perlakuan dari ucapan dan perbuatan yang secara emosional terhadap kucing persia kesayangan kita. Kucing persia, layaknya semua makhluk hidup pastilah memiliki perasaan yang bisa membedakan antara baik dan tidak baik.
  • Selalu memberi makan atau minum kucing kesayangan kita dengan cukup dan sesuai dengan kebutuhannya. Secara prinsip, kucing persia kesayangan kita pada saat lapar dia akan merasa tidak nyaman dan gelisah. Perlu memberi makanan dengan benar dan dalam jumlah yang tepat agar kucing kesayangan kita merasa nyaman. Dalam memberikan makanan, selalu ajak komunikasi sang kucing dengan panggilan yang kita berikan. Panggilan ini akan melatih memori otak sang kucing arar selalu mengingat apabila dipanggil dia akan nurut dan apabila disetai dengan perlakukan kita yang baik dan penuh kasih sayang, kucing peliharaan kita lambat laun akan menerima hal ini sebagai suatu kebiasaan yang menjadikan dia nyaman.
  • Ajaklah kucing persia kesayangan kita untuk bermain dan diajak komunikasi dengan baik. Panggilan dan instruksi yang terus menerus kita sampaikan akan menjadikan kucing kesayangan kita mengerti dengan kemauan kita. Ajaklah bermain dengan penuh kasih sayang dan berikanlah hadiah apabila si kucing dapat menelesaikan instruksi kita dengan benar. Hadiah kita berikan dengan usapan halus, atau bisa juga beri sepotong makanan kesukaan si kucing.
  • Selanjutnya jalankan proses pelatihan dan komunikasi tersebut diatas secara terus menerus dalam beberapa bulan. Hal ini dilakukan agar semakin sering kita memberikan pelatihan yang rutin, akan menjadikan kucing peliharaan kita lebih cepat terbiasa dengan perintah-perintah kita sebagi pemiliknya.
Demikian beberapa tips yang dapat kita lakukan untuk melatih kucing persia kesayangan kita menjadi binatang peliharaan yang patuh pada pemilik atau kita sebagai majikannya. Hal ini bukanlah suatu hal yang sulit apabila kita dapat menjalankannya secara konsisten. Anda tertarik tentang hal ini ? Silahkan anda coba untuk kucing peliharaan kesayangan anda dirumah.

Tuesday, 15 July 2014

Cara memandikan dengan benar agar bersih dan nyaman bagi si kucing

Secara alamiah setiap kucing akan melakukan proses pemeliharaan bulunya dengan cara dijilat-jilat pada seluruh tubuhnya. Dengan tekstur kasar yang ada pada permukaan lidahnya, kucing menjilat bulu dengan tujuan agar kotoran dapat lepas dari bulu-bulu dan menjadi bersih. Tetapi kadangkala proses pembersihan ini tidaklah sempurna, bila si kucing bermain di tempat yang berdebu. Bulu tidak bersih sempurna bahkan masih meninggalkan aroma yang kurang nyaman bagi pemiliknya. 

cara menadikan kucing dengan baik dan benar

Cara memandikan kucing dengan benar

Berikut ini kami coba sampaikan beberapa tahapan cara proses memandikan si kucing agar menjadi bersih dan nyaman dipelihara dilingkungan dalam rumah kita.
  1. Persiapkan pada dua tempat, air hangat dengan suhu yang sesuai dengan suhu kucing kita didalam wadah yang cukup untuk merendam seluruh tubuh kucing kita, tambahkan shampoo khusus untuk memandikan kucing sesuai takaran dan aduk hingga tercampur sempurna.
  2. Persiapkan kucing akan kita mandikan, pegang secara lembut dari posisi bawah badan agar kucing menjadi nyaman, dan masukkan kedalam wadah dengan perlahan hingga seluruh tubuh terendam sempurna.
  3. Gosok secara perlahan bulu-bulu pada tubuh kucing kita, mulai dari atas kepala sampai dengan ujung ekor secara memutar, agar kotoran yang melekat dapat terlepas dengan baik.
  4. Setelah dipastikan kotoran terlepas dengan baik, angkat kucing dari dalam wadah tadi dan letakkan pada wadah yang telah terisi air hangat yang satunya untuk proses pembilasan. Rendam dan bilas tubuh kucing secara perlahan hingga sisa sisa shampoo hilang dari badan dan bulu kucing kita.
  5. Selanjutnya,angkat kucing dan taruh diatas handuk yang telah dipersiapkan, balut seluruh tubuh kucing agar air dapat diserap oleh handuk dengan sempurna, dan bila perlu tambahkan handuk lagi agar bulu kucing benar benar kering.
  6. Siapkan hair dryer dan keringkan bulu kucing dengan hair dryer secara bertahap, dan pastikan bulu benar-benar kering sambil kita sisir bulu kucing tersebut dengan sisir logam agar rapi.
  7. Pastikan semua proses memandikan kucing kita lakukan dengan hati-hati dan cepat, untuk menghindari kucing kedinginan bila terlalu lama berendam dalam air saat proses mandi kita lakukan.
 Demikian beberapa tahapan dalam memandikan kucing kita agar terbebas dari kotoran. Proses memandikan bisa kita lakukan secara rutin, atau berkala. Bila kucing kita bersih, maka bisa terhindar dari penyakit, dan yang pastinya penyakit kutu pada kulit tidak akan terjadi.

Sunday, 15 June 2014

Jenis jenis penyakit pada kucing serta penanganannya



Makanan yang sehat, kebersihan kandang adalah syarat penting agar kucing kita terjaga kesehatannya. Memberikan makanan yang dikonsumsi si kucing dengan cukup dan berkulitas dapat memenuhi kebutuhan gizinya. Selain itu,kandang kucing harus dibersihkan  secara rutin agar si kucing terhindar dari penyakit. Namun bila kucing kesayangan kita terlanjur sakit, maka Anda perlu segera melakukan tindakan pengobatan ringan terhadap si kucing. Dan berikut ini adalah beberapa jenis penyakit kucing yang sering terjadi dan bagaimana cara mengatasi atau pengobatannya.
penanganan penyakit pada kucing

Penyakit Pada kulit Kucing 
Kutu merupakan penyebab penyakit kulit pada kucing kita selain jamur atau parasit. Memang terlihat sederhana, namun akan membuat kucing jadi tak enak dipandang dan nyaman untuk dipegang. Kucing pun tentu akan menderita sebab tak mendapat sentuhan kasih sayang dari kita sebagai pemiliknya. Untuk pencegahannya, dianjurkan  secara rutin mandikan kucing dan jaga kebersihannya. Selain itu, pastikan pula kandangnya bersih setiap saat. Anda dapat mengoleskan tipis tipis lotion anti jamur atau bila jumlah kutunya banyak, maka mandikanlah kucing dengan menggunakan shampo anti kutu atau dapat pula memberi bedak anti kutu secara merata keseluruh tubuh si kucing. Untuk anakan kucing yang usianya masih dibawah 3 bulan, sebaiknya konsultasikanlah penanganannya dahulu dengan dokter hewan.
Infeksi pada Telinga Kucing
Salah satu ciri-ciri penyakit ini adalah keluarnya bau tak sedap dari dalam telinga kucing atau daun telinganya tampak lecet dan bengkak. Penyebab kejadian ini biasanya karena banyak kuman yang bersarang di dalam telinga kucing. Langkah pencegahan yaitu  dengan sering-sering membersihkan telinga kucing dengan cotton buds yang ujungnya lebih dulu dibasahi. Jika sudah terjangkit infeksi, maka gunakan obat tetes telinga. Anda bisa mendapatkan obat ini di semua toko kelengkapan binatang peliharaan di kota anda.
Influenza pada Kucing
Sama halnya dengan manusia, kucing kesayangan kita juga rentan terhadap influenza. Karena faktor cuaca, hal ini lebih disebabkab oleh daya tahan tubuh si kucing yang sedang dalam kondisi lemah. Gejala flu kucing hampir sama dengan flu pada manusia yakni pilek serta bersin-bersin. Memang tak akan menyebabkan kematian pada kucing dewasa, namun dapat fatal bila hal ini terjadi pada kucing yang masih kecil.Untuk pencegahannya, anda dapat segera mengeringkan bulu kucing bila basah lantaran kehujanan ataupun dikarenakan bermain air.Berilah sedikit agak  angat ruangan tempat tinggal si kucing. Tetapi bila yang terjangkit anak kucing anda ,maka  periksakanlah ke dokter hewan terdekat dengan segera.

Sakit Tulang 

Penyebah penyakit ini adalah karena kucing kita mengalami jatuh dari tempat ketinggian. Biasanya kucing sebagai binatang karnivora suka sekali melakukan loncatan dari satu tempat tinggi ke tempat lain yang lebih rendah. Apabila kucing turun dengan loncatan yang tidak sempurna, maka bisa jadi kucing kita mengalami memar tulang atau keseleo. Biasanya kucing akan memiliki tanda-tanda gemetaran saat akan berdiri dari tidurnya. Kucing biasanya akan enggan dipegang punggungnya. Tak terdapat luka di kaki, namun jalannya pincang. Dan bisanya juga sering kehilangan keseimbangan ketika berjalan maupun berdiri. Untuk mengobatnya, anda dapat mengoleskan balsem untuk keseleo yang biasanya dipakai manusia, dan usahakan agar kucing kita bisa istirahat agak lama untuk pemulihan.


Psychogenic Abnormal Feeding Behaviour

Ini merupakan penyakit psikologis pada kucing. Ciri-ciri dari kucing yang terserang penyakit ini adalah kucing akan mempunyai obsesi yang berlebih terhadap makanan dan biasanya akan jadi lebih agresif bila ada makanan atau ia akan mengeong keras-keras bila telah tiba waktunya makan. Penyebab utama adalah tidak tepatnya waktu pemberian makan pada kucing kita sehingga kucing selalu dalam kondisi kelaparan. Untuk megatasinya disarankan agar kita sebagai pemilik kucing kesayangan selalu membrikan makanan dalam jumlah yang cukup, agar kucing tidak menalami kondisi kelaparan.

Distemper pada Kucing

Penyakit ini dalam bahasa latin disebut pula dengan Feline Panleukopenia yaitu penyakit yang yang dapat terjadi karena virus yang merusak usus. Penyakit ini sebenarnya bisa menyerang semua binatang dan tergolong jenis penyakit yang mematikan. Berdasarkan penelitian, 20-90 persen kucing yang mengalami penyakit distemper akan mati. Maka dari itu,untuk pengobatannya, sebaiknya anda membawa si kucing ke dokter hewan agar dapat ditangani dengan cepat.

Feline Infectious Enteritis (FIE)

Hampir sama dengan manusia, kucing juga bisa mengalami terjangkit penyakit disebabkan oleh jumlah sel darah putih di dalam tubuh kucing yang menurun dengan jumlah cukup banyak. Bagi binatang kucing ini tergolong penyakit yang dapat  menular serta bisa menyebabkan kematian pada kucing. Penyakit ini juga banyak menyerang pada anak kucing. Tanda tanda kucing yang terkena FIE diantaranya adalah demam tinggi, diare, nafsu makan turun dan muntah-muntah. Cara terbaik untuk mengobati penyakit ini adalah dengan segera membawanya ke dokter hewan agar dapat dilakukan penanganan yang intensif.

Demikian beberapa penjelasan mengenai penyakit pada kucing dan pengobatannya dan hal ini sebagai wawasan yang perlu kita miliki sebagai pemilik kucing kesayangan.Untuk memiliki pemahaman yang lebih baik, anda bisa mengkonsultasikan dengan dokter hewan anda. Semakin kita tahu jenis penyakit serta penangannya, maka kita akan semakin faham dalam mengatasi penyakit pada kucing kita.

Thursday, 15 May 2014

Berapakah Biaya Pemeliharaan dan Perawatan Kucing Persia ?



Biaya Pemeliharaan Kucing Persia
Makanan dengan kualitas baik merupakan kebutuhan utama dalam pemeliharaan kucing Persia.Makanan yang baik adalah daging mentah yang bersih dan sehat, selain makanan kaleng yang diproduksi dari pabrik. Selain makanan yang bermutu baik, supplemen, peralatan-peralatan (bowl, pet carrier, litterbox, mainan, scratching post, sisir), pasir kucing, shampo dan lain-lain juga merupakan kebutuhan yang utama dalam memelihara kucing Persia. 

Produk-produk makanan kaleng , peralatan dan kebutuhan kucing untuk sehari-hari kebanyakan adalah produk impor, jadi dalam pemeliharaan kucing memang memerlukan biaya yang cukup banyak, walaupun secara prinsip juga masih bisa dilakukan penghematan. Jadi, dalam memelihara kucing Persia secara baik dan sehat, kita harus menyadari bahwa pada dasarnya memang memerlukan biaya yang lebih dibandingkan dengan binatang peliharaan lain sejenisnya. Dan bagi  anda orang yang sangat  berhitung detail dari sisi keuangan, dan selalu berpikir untung rugi, kucing bukanlah binatang peliharaan yang tepat untuk anda pelihara, karena akan menjadikan kekecewaan anda untuk masa selanjutnya.

Pada tahun perrtama,biaya untuk pemeliharaan  kucing akan mahal karena diperlukan vaksin, spay/neuter (untuk kucing yang tidak dibreeding) check up dokter hewan, serta pembelian peralatan-peralatan pelengkap. Biaya akan tetap pada saat kucing Persia usia telah dewasa dengan asumsi kucing yang anda pelihara  tidak pernah sakit  serius selama 10 tahun  pertama. Biaya akan meningkat lagi setelah lebih dari  umur 10 tahun,karena penyakit seperti kanker, arthritis, dan penyakit kucing Persia lainnya yang berhubungan dengan bertambahnya usia akan mulai nampak pada masa masa ini.



Tabel disamping merupakan perincian kebutuhan dasar serta kebutuhan bulanan dalam pemeliharaan kucing Persia. Besar kecilnya biaya tergantung dari harga bahan disetiap kota di Indonesia. Dalam daftar juga dibedakan antara biaya dasar kebutuhan awal serta biaya tetap yang harus dikeluarkan setiap bulannya.


Saturday, 5 April 2014

Bagaimanakah psikologi kucing peliharaan kita ?

Seperti halnya manusia, binatang juga memilki perasaan yang kuat. Kucing yang kita pelihara juga memiliki perasaan yang bisa menentukan prilaku kesehariannya. Kucing juga mengalami tahapan perkembangan kejiwaan mulai dari kecil, kucing akan mencoba segala sesuatu yang baru. Kucing kecil memiliki rasa ingin tahu yang kuat, juga dia memiliki jiwa yang selalu ingin bermain. Kucing kecil masih sangat tergantung oleh induknya, dan secara pasti sang induk akan menuntunnya dan mengajarkan semua perilaku dasar kucing.

psikologi kucing peliharaan

Bagaimana perkembangan kucing setelah dewasa ?

Demikian juga kucing bila sudah beranjak dewasa, dia akan mulai mencari jati dirinya. Sang kucing mulai tumbuh dan belajar untuk mencari mangsa. Secara kodratnya kucing merupakan binatang karnivora yang secara alamiah dia merupakan binatang pemakan daging yang secara prinsip dia memang mengkonsumsi daging. Kita sebagai pemilik kucing harus memahami hal tersebut. Walaupun dalam bentuk yang berbeda, makanan utama kucing adalah makanan yang berbahan dasar daging. Selanjutnya mengenai kejiwaan kucing. Kucing akan menjadi liar apabila dia jarang bertemu dengan manusia. Kucing peliharaan akan terbiasa dengan kehidupan manusia, apabila sering berinteraksi dengan pemiliknya. Sang kucing akan nyaman dan merasa menjadi bagian dari sang pemilik. Kucing peliharaan kita mesti kita belai dan pegang secara rutin, agar dia tidak merasa jauh dari kita sebagai pemiliknya. Kita sebagai pemilik juga harus memperhatikan mengenai jenis makanan dan porsi makanan yang disajikan untuk si kucing. Jangan sampai kucing kita merasa lapar dan hal ini juga memberikan dampak psikologi yang buruk untuk kucing kita. Sebagai pemilik, kita juga harus bersikap lembut terhadap kucing peliharaan kita. Kucing akan menjadi tidak nyaman apabila kita bersikap kasar dan menyakitinya.

Sikap yang baik, sayang, dan perhatian akan menjadikan kucing peliharaan kita nyaman dan senang terhadap diri kita. Dan hal ini kucing kita  juga akan  bersikap sama terhadap siapapun yang mendekat dan memegangnya. Jadi kucing walaupun dasarnya adalah binatang karnivora, dia juga bisa bersikap lembut kepada manusia, bila dia secara psikologi telah nyaman dan merasa aman di sekitar kita.


Wednesday, 5 March 2014

Bagaimana Kandang Yang Nyaman Buat Kucing Persia

Kandang kucing dari sisi penemapat dibagi menjadi dua. Kandang yang berada dalam ruangan rumah dan kandang yang berada di luar ruangan rumah. Kandang dalam ruangan rumah biasanya bentuknya persegi dengan bahan yang terbuat dari besi atau baja tahan karat. 


Kandang dalam ruangan biasanya digunakan untuk anakan kucing yang baru disapih dari induknya,dengan ukuran kira-kira paling kecil berukuran 80 cm x 50 cm, kandang berukuran sedang, besar, atau kandang dengan bentuk tingkat dapat dipilih sebagai alternatif “rumah” kucing. Pilihlah kandang yang sesuai dengan ukuran tubuh kucing, apakah kucing yang anda miliki cukup besar sehingga terasa tidak nyaman saat tidur dengan kantong dan tempat makan di kanan-kirinya atau masih tersisa tempat untuknya. Kandang dengan tempat tidur khusus yang diletakkan di atas lantai kandang bertingkat lebih baik dari pada kandang yang lebih pendek. Apapun pilihannya kandang dalam ruangan, sebaiknya anda bersihkan kandang sehari sekali atau minimal dua hingga tiga hari sekali untuk menghindari kuman penyakit bersarang di dalam kandang atau tempat pup-nya dengan cairan yang mengandung disinfektan. Kandang yang berada diluar rumah dibangun di luar dari ruangan, kandang tersebut dapat dibentuk sesuai kehendak, ukuran dan model kandang dapat bervariasi sesuai dengan selera atau sesuai dengan tema rumah pemilik. Dengan kandang ini,kucing akan merasa lebih nyaman karena ruangan yang disediakan cukup luas untuk bermain, makan, minum, pup, dan tidur ditempat-tempat yang berjauhan. Kandang ini dapat dibuat dari kawat baja atau kaca mempertimbangkan sirkulasi udara yang supaya tetap bagus dalam kandang. Kandang luar ruangan dibuat dengan memperhatikan posisi pintu depan serta kondisi suhu ruangan. Pintu depan sebaiknya mengarah ke area luar yg luas, serta kandang secara keseluruhan suhu didalamnya tidak terlalu panas atau terlalu dingin. Perlu juga kandang luar ruangan dibuatkan sebuah kandang kecil di dalamnya agar kucing tidak merasa bosan. Banyauk fasilitas yang dapat dimasukkan di dalam kandang adalah tempat tidur kucing, misalnya bantal kucing, meja atau kursi, tempat makan dan minum, tempat pup dan beberapa mainan kucing bila ada kitten di dalam.


 Pembuatan kandang kucing perlu juga diperhatikan syarat-syaratnya, yaitu ukuran kucing yang akan menempatinya, berat bandan kucing, juga desain yang elok agar kelihatan kesesuaiannya dengan rumah pemilik kucing. Dari segi bahan pembuat kandang yang terbaik adalah alumunium karena selain tahan lama, bahan tersebut lebih ringan serta tahan karat..Pintu kandang pada pembuatannya juga harus memperhatikan ukuran tubuh kucing. Buatlah ukuran pintu kandang secara proporsional. Sehingga kucing bisa keluar masuk dengan mudah dan nyaman.

Saturday, 15 February 2014

Cara Memberi Makan Pada Kucing Persia



Bila anda memiliki kucing Persia sebagai binatang peliharaan,maka  anda harus mengetahui betul bagaimana cara merawat termasuk  cara memberi makannya, kucing cantik berbulu lebat  ini memiliki perut yang lumayan peka sehingga kalau  salah dalam memberikan makanan ia tidak segan-segan untuk memuntahkannya, untuk itu  maka cara memberi makan kucing persia harus benar-benar anda pahami.
makanan kucing persia

Sebagai binatang karnivora,kucing persia disarankan agar diberikan makanan mentah atau makanan sebagian mentah. Untuk makanan mentah bagi kucing persia anda bisa menyediakan makanan seperti daging mentah, seperti daging ayam, daging lembu giling dsb. Kenapa kucing persia akan lebih sehat bila makan makanan mentah, karena kucing persia biasanya hidup dialam terbuka  dan mereka sering mengkonsumsi makanan mentah di alam.
Beberapa Manfaat makanan mentah kucing Persia
Daging mentah yang segar merupakan makanan yang terbaik bagi kucing Persia. Dengan memberikan makanan daging mentah bagi kucing persia maka akan ada beberapa manfaat yang akan didapat. Kucing akan mampu menjaga berat badan idealnya, kesehatan gigi kucing persia akan terjaga karena dalam makan semua fungsi gigi dapat optimal, seperti fungsi mengoyak dan mengunyah, serta dapat mengurangi bau badannya.

Jenis makanan kucing Persia
Jadi, daging  apa saja yang disukai oleh kucing persia, pada umumnya makanan kucing ini anda bisa menyediakan daging sapi segar atau daging ayam segar. Daging mentah bila berada di tempat terbuka dalam waktu yang lama, biasa akan dihinggapi bakteri dan kuman, hal ini akan  memberikan masalah bagi kesehatan kucing persia, jadi berikanlah daging segar secukupnya untuk sekali konsumsi, agar selain terhindar dari bakteri yg menghinggapi daging tersebut, anda juga bisa berhemat karena tidak ada sisa makanan yang terbuang sia-sia.

Tehnik Bagaimana Mengenalkan makanan metah.
Dalam memberikan makanan daging mentah, anda harus menyajikannya secara bertahap, karena biasanya kucing persia yang baru kita beli sudah terbiasa dengan makanan kaleng. Untuk memberi makanan daging mentah pertama-pertama anda sebaiknya memberikan daging yang telah direbus dan campurkan dengan daging mentah, selanjutnya perbanyak jumlah daging mentah ketimbang daging rebus. Begitu terus menerus dengan perbandingan komposisi yang selalu berkurang untuk porsi daging rebusnya. Selanjutnya ketika kucing anda sudah terbiasa anda bisa memberikannya daging mentah murni tanpa dicampurkan dengan daging masak atau rebus  dengan jumlah yang secukupnya.